Perkenalkan nama saya Adi, saya hendak bermain di dunia blog, karena
kelihatannya seru, bnyk temen saya mempunyai blog tapi saya tak punya, makanya
saya buat, saya tinggal di Makassar sekarang saya kuliah di kedokteran hewan,
hmm ngomong-ngomong soal kedokteran hewan, sepertinya untuk pertama saya akan
membuat poasting tentang Dokter Hewan dari referensi yang saya dapat, enjoy it!
Kedokteran hewan dari kata Dokter Hewan dalam bahasa
latin Veteriner hmm, tak asing bukan,
dari namanya pasti orang yang mengobati hewan tentunya, yah memang Dokter Hewan
adalah pekerjaan medis seperti dokter manusia, Cuma beda pasiennya, walau bgitu
tanggung jawabnya tetap berat loh, kalau lalai sedikit nyawa taruhannya, tapi kadang
banyak yang memandang sebelah mata pada profesi ini yang sebenarnya sangat
penting, dalam suatu daerah adanya Dokter Hewan sangat penting, tugas mereka
tidak cuma mengobati hewan peliharaan tapi juga ternak, ternak kan di konsumsi
oleh manusia jika ternak sakit Dokter Hewan lah yang berhak memeriksa, coba
kalo Dokter Hewan tidak ada pasti semua orang tertular penyakit dari hewan,
kerjaan Dokter umum pun bakal tambah ruwet hehehe.
Di Indonesia terbilang keberadaan Dokter Hewan masih
minim, setahu saya masyarakat kurang memandang pentingnya Dokter Hewan, karena
di Indonesia masyarakat belum terlalu mikir hewan, karena masih mikir idupnya
dulu betul? Hahaha maaf. Sebenarnnya Dokter Hewan di Indonesia sangat di
perlukan karena jumlah penduduk yang banyak serta rata2 konsumsi penduduk
Indonesia adalah produk hewani, maka Dokter Hewan penting keberadaannya, Dokter
Hewan di Indonesia baru berjumlah 11 ribu orang dari data terakhir yang saya
ketahui sedangkan Indonesia masihmembutuhkan 20 ribu Dokter Hewan hingga tahun
2020, Dokter Hewan di Indonesia tergabung dalam PDHI (persatuan Dokter Hewan
Indonesia) dan banyak Universitas di Indonesia yang membuka program studi
kedokteran hewan, tapi belum dapat memenuhi kebutuhan dokter di Indonesia.
Ingat gak soal sapi Australia yang di larang masuk ke
Indonesia? Nah itu dampak dari kurangnya Dokter Hewan yang menangani. Bisa di
maklumi di Australia perlakuan terhadap hewan hampir sama terhadap manusia, itu
lah yang membuat Australia enggan mengirim sapi-sapinya ke indoensia,maka dari
itu Dokter Hewan di perlukan agar hewan-hewan di Indonesia dapat di perlakukan
dengan benar dan berprikehewanan (hehehe), makanya Dokter Hewan itu penting,
satu hal lagi Setelah lulus dari studi kedokteran hewan, anda memiliki banyak
pilihan pekerjaan, seperti bekerja dalam praktik umum di pemukiman, dalam
industri peternakan, atau dalam produksi hewan dan pengendalian penyakit.
Makanya saya mau ngajak nih bagi adik-adik yang tertarik mau mempelajari ilmu
kedokteran hewan, jangan ragu dan takut kalau nanti gak sukses, yakin aja pasti
bisa, tapi tentu kalau dengan niat yang benar dan berusaha serta tak lupa
berdoa kepada-Nya, dan menghormati orang tua terutama ibu dan bapak keluarga
serta lingkungan rumah sekitar dan lain-lain pasti bisa sukses yakin aja okeh.
Oh! ya fakultas-fakultas yang sudah memiliki program studi Kedokteran Hewan
adalah berikut:
- Institut Pertanian Bogor
- Universitas Syah Kuala
- Universitas Gajah Mada,
- Universitas Airlangga
- Universitas Brawijaya
- Unversitas Wijaya Kusuma
- Univversitas Udayana
- Universitas Nusa Tenggara Barat
- Universitas Nusa Cendana
- Universitas Hasanuddin (saya di sini hehe)
Sekian
referensi saya yah salam kenal :D
