Kedokteran Hewan

| Minggu, 30 September 2012
      Perkenalkan nama saya Adi, saya hendak bermain di dunia blog, karena kelihatannya seru, bnyk temen saya mempunyai blog tapi saya tak punya, makanya saya buat, saya tinggal di Makassar sekarang saya kuliah di kedokteran hewan, hmm ngomong-ngomong soal kedokteran hewan, sepertinya untuk pertama saya akan membuat poasting tentang Dokter Hewan dari referensi yang saya dapat, enjoy it!

Kedokteran hewan dari kata Dokter Hewan dalam bahasa latin  Veteriner hmm, tak asing bukan, dari namanya pasti orang yang mengobati hewan tentunya, yah memang Dokter Hewan adalah pekerjaan medis seperti dokter manusia, Cuma beda pasiennya, walau bgitu tanggung jawabnya tetap berat loh, kalau lalai sedikit nyawa taruhannya, tapi kadang banyak yang memandang sebelah mata pada profesi ini yang sebenarnya sangat penting, dalam suatu daerah adanya Dokter Hewan sangat penting, tugas mereka tidak cuma mengobati hewan peliharaan tapi juga ternak, ternak kan di konsumsi oleh manusia jika ternak sakit Dokter Hewan lah yang berhak memeriksa, coba kalo Dokter Hewan tidak ada pasti semua orang tertular penyakit dari hewan, kerjaan Dokter umum pun bakal tambah ruwet hehehe.
Di Indonesia terbilang keberadaan Dokter Hewan masih minim, setahu saya masyarakat kurang memandang pentingnya Dokter Hewan, karena di Indonesia masyarakat belum terlalu mikir hewan, karena masih mikir idupnya dulu betul? Hahaha maaf. Sebenarnnya Dokter Hewan di Indonesia sangat di perlukan karena jumlah penduduk yang banyak serta rata2 konsumsi penduduk Indonesia adalah produk hewani, maka Dokter Hewan penting keberadaannya, Dokter Hewan di Indonesia baru berjumlah 11 ribu orang dari data terakhir yang saya ketahui sedangkan Indonesia masihmembutuhkan 20 ribu Dokter Hewan hingga tahun 2020, Dokter Hewan di Indonesia tergabung dalam PDHI (persatuan Dokter Hewan Indonesia) dan banyak Universitas di Indonesia yang membuka program studi kedokteran hewan, tapi belum dapat memenuhi kebutuhan dokter di Indonesia.
Ingat gak soal sapi Australia yang di larang masuk ke Indonesia? Nah itu dampak dari kurangnya Dokter Hewan yang menangani. Bisa di maklumi di Australia perlakuan terhadap hewan hampir sama terhadap manusia, itu lah yang membuat Australia enggan mengirim sapi-sapinya ke indoensia,maka dari itu Dokter Hewan di perlukan agar hewan-hewan di Indonesia dapat di perlakukan dengan benar dan berprikehewanan (hehehe), makanya Dokter Hewan itu penting, satu hal lagi Setelah lulus dari studi kedokteran hewan, anda memiliki banyak pilihan pekerjaan, seperti bekerja dalam praktik umum di pemukiman, dalam industri peternakan, atau dalam produksi hewan dan pengendalian penyakit. Makanya saya mau ngajak nih bagi adik-adik yang tertarik mau mempelajari ilmu kedokteran hewan, jangan ragu dan takut kalau nanti gak sukses, yakin aja pasti bisa, tapi tentu kalau dengan niat yang benar dan berusaha serta tak lupa berdoa kepada-Nya, dan menghormati orang tua terutama ibu dan bapak keluarga serta lingkungan rumah sekitar dan lain-lain pasti bisa sukses yakin aja okeh.

            Oh! ya fakultas-fakultas yang sudah memiliki program studi Kedokteran Hewan adalah berikut:
  1. Institut Pertanian Bogor
  2. Universitas Syah Kuala
  3. Universitas Gajah Mada,
  4. Universitas Airlangga
  5. Universitas Brawijaya
  6. Unversitas Wijaya Kusuma
  7. Univversitas Udayana
  8. Universitas Nusa Tenggara Barat
  9. Universitas Nusa Cendana
  10. Universitas Hasanuddin (saya di sini hehe)

Sekian referensi saya yah salam kenal :D








0 komentar:

Posting Komentar

Prev
▲Top▲